ana

Sabtu, 28 Maret 2015

kau hadir

 sendiri ku menangis merintih pilu ,
menembus angin yang memilu 
tyada sinar cerah menerangi jalan liku hidupku yang tak tau bagaimana aku menjadikan liku liku itru menjadi sebuah kemerlapan 
berbagai hina , cacian maki terlontar dari mulut mulut orang yang mungkin membenciku ..
satu hal yang kupinta ingin ku gapai asa
asa yang bagiku amat tak begitu mudah untuk ku ungkap dalam alunan kata 
namun slalu tersirat dalm sujutku 
aku yakin tuhan tau apa yang kini tengah aku rasakan saat ini 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar